
Setelah operasi total hip replacement fisioterapi biasanya dimulai sangat awal, bahkan bisa di hari yang sama atau keesokan harinya. Tujuannya mengembalikan gerak sendi panggul, menguatkan otot di sekitarnya, dan melatih Anda berjalan dengan aman menggunakan sendi baru.
Operasi ganti sendi panggul memang mengatasi sumber nyeri, tetapi otot yang lemah setelah bertahun-tahun menahan sakit tidak pulih dengan sendirinya. Di sinilah latihan terarah bersama fisioterapis mempunyai peran penting.
BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT
Mengapa Total Hip Replacement Fisioterapi Penting?
Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS), latihan yang dilakukan beberapa kali sehari membantu mengembalikan gerak dan menguatkan panggul. Fisioterapis dapat mendampingi di rumah atau di klinik pada minggu-minggu pertama.
Secara umum, fisioterapi pasca operasi total hip replacement dapat membantu:
- Mencegah kaku sendi dan melancarkan sirkulasi darah di tungkai
- Menguatkan otot bokong, paha, dan pinggul yang menopang sendi baru
- Melatih pola berjalan yang benar, dari walker hingga tanpa alat bantu
- Mengajarkan gerakan aman sehari-hari agar sendi baru tidak bergeser
- Memperbaiki keseimbangan untuk mengurangi risiko jatuh, terutama pada lansia
4 Fase Fisioterapi Pasca Operasi Total Hip Replacement
Pemulihan setelah operasi Total Hip Replacement (THR) tidak berhenti setelah prosedur operasi selesai. Fisioterapi menjadi bagian penting dalam membantu mengembalikan kemampuan bergerak, meningkatkan kekuatan otot, mengurangi risiko komplikasi, serta membantu pasien kembali melakukan aktivitas sehari-hari secara aman. Proses rehabilitasi dilakukan secara bertahap melalui beberapa fase, mulai dari latihan dasar setelah operasi hingga kembali melakukan aktivitas secara mandiri.
Pembagian fase di bawah adalah gambaran umum. Program sebenarnya disesuaikan dengan metode operasi, kondisi tubuh, dan arahan dokter bedah Anda.
| Fase | Perkiraan waktu | Fokus latihan |
|---|---|---|
| 1. Rumah sakit | Hari pertama hingga pulang | Gerakan pergelangan kaki, kontraksi otot, berdiri & berjalan pendek dengan walker |
| 2. Awal di rumah | Minggu 1–6 | Latihan berbaring & berdiri, memperpanjang durasi jalan, latihan tangga |
| 3. Penguatan | Sekitar minggu 4–12 | Latihan dengan karet elastis, sepeda statis, keseimbangan, beralih ke tongkat |
| 4. Aktif kembali | Setelah 3 bulan | Jalan lebih jauh, aktivitas berdampak rendah, menjaga kekuatan jangka panjang |
Fase 1: Di Rumah Sakit
Latihan dapat dimulai sesegera mungkin, bahkan bisa saat masih di ruang pemulihan. Gerakan pompa pergelangan kaki (ankle pumps) dapat diulang setiap 5–10 menit untuk membantu aliran darah. Fisioterapis juga akan membantu Anda duduk, berdiri, dan berjalan beberapa langkah dengan walker.
Fase 2: Minggu-Minggu Awal di Rumah
Pada fase awal, disarankan sekitar 20–30 menit latihan per hari, yang bisa dibagi menjadi 2–3 sesi. Contoh gerakan yang umum diberikan:
- Ankle pumps & ankle rotations : Menggerakkan pergelangan kaki naik-turun dan memutar
- Bed-supported knee bends : Menekuk lutut sambil menggeser tumit di atas kasur
- Buttock contractions : Mengencangkan otot bokong beberapa detik
- Abduction exercise : Menggeser tungkai ke samping lalu kembali
- Quadriceps set : Mengencangkan otot paha depan sambil berbaring
- Straight leg raises : Mengangkat tungkai lurus
- Latihan berdiri : Mengangkat lutut, membuka tungkai ke samping, dan ke belakang sambil berpegangan
Jangan menambah gerakan atau beban tanpa arahan fisioterapis, karena beberapa posisi perlu dihindari di awal pemulihan.
Fase 3: Penguatan dan Keseimbangan
Saat otot mulai kuat, latihan dilanjutkan dengan karet elastis dan sepeda statis. Tahanan sepeda statis dapat ditambah sekitar minggu ke-4 hingga ke-6, sesuai perkembangan kekuatan. Latihan keseimbangan juga semakin penting di fase ini.
Fase 4: Kembali Aktif
Setelah pulih, sangat disarankan untuk berjalan 20–30 menit, 3–4 kali seminggu, untuk menjaga kekuatan. Aktivitas berdampak rendah seperti berjalan, berenang, dan bersepeda umumnya lebih dianjurkan dibanding lari atau melompat. Inspirasi aktivitas yang aman bisa dilihat di 7 olahraga terbaik untuk lansia.
Baca juga : Lama Penyembuhan Pasca Operasi Pengapuran Lutut
Latihan Berjalan dan Naik Tangga yang Aman
Latihan berjalan merupakan salah satu bagian penting dalam fisioterapi setelah Total Hip Replacement (THR). Tujuannya bukan hanya membantu pasien kembali berjalan, tetapi juga melatih keseimbangan, meningkatkan kekuatan otot sekitar pinggul, dan membangun kepercayaan diri saat melakukan aktivitas sehari-hari.
- Mulailah dengan walker atau kruk, dengan beban tumpuan sesuai arahan dokter atau fisioterapis.
- Beralih ke satu tongkat ketika Anda sudah mampu berdiri dan berjalan lebih dari 10 menit tanpa bertumpu penuh pada walker. Pegang tongkat di tangan yang berlawanan dengan sisi panggul yang dioperasi.
- Saat naik tangga, gunakan pegangan dan naik satu anak tangga sekali jalan. Ingat rumusnya: naik dengan kaki sehat, turun dengan kaki yang dioperasi.
Baca juga : peran fisioterapi untuk lansia
Gerakan yang Perlu Dihindari di Awal Pemulihan
NHS (layanan kesehatan Inggris) menyarankan beberapa batasan selama masa pemulihan, antara lain tidak menyilangkan kaki, tidak menekuk panggul lebih dari 90 derajat, dan menghindari kursi atau toilet yang terlalu rendah. Batasan ini bisa berbeda tergantung metode operasi, jadi selalu ikuti arahan dokter Anda.
Penjelasan lengkap tentang batasan sehari-hari, kapan boleh menyetir, dan kapan bisa kembali bekerja ada di artikel berapa lama pemulihan setelah operasi ganti sendi panggul.
Fisioterapi di Klinik atau di Rumah?
Di minggu-minggu awal, sebagian pasien masih sulit bepergian. Pada kondisi ini, fisioterapi di rumah bisa menjadi pilihan agar latihan tidak terputus. Setelah mobilitas membaik, latihan di klinik memberi akses ke alat yang lebih lengkap untuk fase penguatan.
Jika operasi Anda dilakukan karena pengapuran sendi, memahami peran fisioterapi untuk osteoarthritis juga membantu menjaga sendi lain yang mungkin ikut terdampak, seperti lutut.
Baca juga : keuntungan fisioterapi di rumah untuk lansia
Mulai Program Pemulihan Setelah Operasi Total Hip Replacement Bersama Klinik NK Health
Setiap pasien punya kondisi, metode operasi, dan target aktivitas yang berbeda. Sehingga pemulihan setelah operasi Total Hip Replacement membutuhkan latihan yang tepat dan terarah bersama fisioterapis yang tepat. Dengan pendampingan Tim fisioterapis NK Health, Anda dapat menjalani setiap tahap rehabilitasi dengan lebih aman untuk membantu mengembalikan kekuatan, keseimbangan, dan kemampuan bergerak.
Klinik NK Health sendiri telah berdiri sejak tahun 2015 dan berpengalaman melayani lebih dari 100 ribu pasien fisioterapi. Dengan memiliki head fisioterapi international (Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA – Head Physiotherapist ( dari Universitas Melbourne ) with working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore.

Semua fisioterapis klinik NK Health sudah memiliki standar luar negeri dan telah dibekali dengan kemampuan untuk melakukan pemeriksaan yang komprehensif dan menyeluruh sebelum memberikan penilaian yang tepat sesuai dengan kondisi pasien.
TESTIMONI PASIEN KLINIK NK HEALTH
BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT
Pertanyaan Seputar Total Hip Replacement
1. Kapan fisioterapi dimulai setelah operasi ganti sendi panggul?
Biasanya sangat awal, bisa di hari operasi atau keesokan harinya, dimulai dengan gerakan ringan seperti pompa pergelangan kaki dan latihan berdiri dengan walker.
2. Berapa kali sehari latihan pasca total hip replacement dilakukan?
Di fase awal, disarankan sekitar 20–30 menit per hari yang dibagi 2–3 sesi. Beberapa gerakan ringan bisa diulang lebih sering sesuai arahan fisioterapis.
3. Kapan boleh berhenti memakai walker?
Umumnya saat Anda mampu berdiri dan berjalan lebih dari 10 menit tanpa bertumpu penuh pada walker. Keputusannya tetap dari dokter dan fisioterapis.
4. Bagaimana cara naik tangga setelah ganti sendi panggul?
Gunakan pegangan, naik satu anak tangga sekali jalan, naik dengan kaki sehat lebih dulu dan turun dengan kaki yang dioperasi lebih dulu.
5. Apakah fisioterapi total hip replaement bisa dilakukan di rumah?
Bisa, terutama di minggu-minggu awal saat pasien masih sulit bepergian. Setelah mobilitas membaik, latihan bisa dilanjutkan di klinik.
