Klinik Terapi Stroke Jakarta Terbaik

terapi stroke jakarta

Stroke bisa datang tiba-tiba dan mengubah kehidupan dalam hitungan menit. Kemampuan berjalan, berbicara, menggunakan tangan, semua bisa terganggu seketika. Tapi dengan terapi stroke Jakarta yang tepat dan dimulai sedini mungkin, sebagian besar pasien stroke bisa memulihkan fungsi tubuh mereka secara signifikan.

Klinik fisioterapi Jakarta NK Health adalah klinik terapi stroke Jakarta terbaik yang telah menangani ribuan pasien stroke sejak 2015. Dengan fisioterapis berstandar internasional, teknologi seperti Hand Robotic dan TENS, serta layanan home visit yang menjangkau seluruh Jakarta, NK Health hadir untuk mendampingi setiap langkah perjalanan pemulihan Anda.

BOOKING SESI TERAPI STROKE ANDA SEKARANG DI KLINIK FISIOTERAPI NK HEALTH TERDEKAT

Mengapa Fisioterapi adalah Kunci Pemulihan Stroke?

Stroke merupakan kondisi ketika otak tidak mendapat pasokan darah yang cukup akibat adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, baik karena pembuluh darah tersumbat (stroke iskemik) maupun pecah (stroke hemoragik). Kondisi ini menyebabkan otak tidak mendapat asupan nutrisi dan oksigen yang cukup, sehingga sel area otak pun secara perlahan akan mati.

Ketika sel otak mati karena kekurangan oksigen, fungsi tubuh yang dikendalikan area otak tersebut ikut terganggu, kemampuan berjalan, menggenggam, berbicara, menelan, hingga keseimbangan.

Yang membuat pemulihan stroke mungkin terjadi adalah neuroplastisitas, kemampuan otak untuk membentuk jalur saraf baru menggantikan yang rusak. Tapi neuroplastisitas tidak terjadi dengan sendirinya. Ia membutuhkan stimulus yang tepat, berulang, dan konsisten, itulah yang diberikan oleh fisioterapi stroke.

Penelitian membuktikan bahwa pasien stroke yang menjalani fisioterapi intensif sejak dini memiliki peluang pemulihan fungsional 3–4 kali lebih besar dibanding yang hanya menjalani perawatan medis tanpa rehabilitasi. Setiap hari tanpa fisioterapi adalah kesempatan neuroplastisitas yang terlewat.

Dua Jenis Stroke yang Ditangani Klinik Fisioterapi NK Health Jakarta

jenis stroke
  1. Stroke Iskemik terjadi ketika pembuluh darah arteri yang membawa darah ke otak tersumbat atau menyempit, sehingga area otak kekurangan oksigen. Ini adalah jenis stroke yang paling umum, sekitar 85% dari semua kasus stroke.
  2. Stroke Hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan di dalam atau di sekitar otak. Umumnya dipicu oleh hipertensi yang tidak terkontrol. Penanganan awal berbeda, tapi program fisioterapi pasca-stabilisasi medis sama pentingnya.

NK Health menangani pasien stroke ringan maupun stroke berat, dari yang baru saja keluar dari rumah sakit hingga yang sudah berbulan-bulan pasca stroke dan belum mendapat rehabilitasi yang optimal.

Mengapa Memilih Klinik Fisioterapi NK Health untuk Terapi Stroke Jakarta?

(Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA

Ada beberapa alasan kenapa anda harus memilih terapi stroke anda di klinik NK Health Jakarta, antara lain:

  1. Fisioterapis Berstandar Internasional, Head Physiotherapist NK Health, (Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA, adalah lulusan Universitas Melbourne dengan pengalaman di Tan Tock Seng Hospital Singapura – salah satu pusat rehabilitasi stroke terbaik di Asia Tenggara. Standar klinis ini diterapkan ke seluruh tim fisioterapis NK Health.
  2. Teknologi Terlengkap, Hand Robotic, TENS, FES, Hand Compression Gloves, Interactive Light, ESWT, Dry Needling, dan alat rehabilitasi fungsional semua tersedia dalam satu klinik.
  3. Program Personal, Bukan “One-Size-Fits-All” Setiap pasien mendapat program yang dirancang spesifik sesuai kondisi, fase pemulihan, usia, dan target fungsional mereka. Tidak ada program generik di NK Health.
  4. Pengalaman Lebih dari 10 Tahun & 100.000+ Pasien Berdiri sejak 2015, NK Health telah menangani lebih dari 100.000 pasien, termasuk ribuan kasus stroke dari berbagai tingkat keparahan.

TESTIMONI PASIEN FISIOTERAPI STROKE JAKARTA NK HEALTH

BOOKING SESI TERAPI STROKE JAKARTA DI NK HEALTH SEKARANG

Lokasi Klinik Fisioterapi Stroke Jakarta NK Health

Klinik fisioterapi NK Health memiliki 3 cabang di Jakarta untuk anda yang ingin melakukan fisioterapi stroke di Jakarta untuk memudahkan akses fisioterapi stroke anda.

Jakarta Barat

Klinik fisioterapi NK Health Kebon Jeruk, Jakarta Barat : Jl. Arjuna Utara No.89, Duri Kepa, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11510.

Jakarta Utara

Klinik fisioterapi NK Health Jakarta Utara : Blok LC 7 No 42, Jl. Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240.

Jakarta Selatan

Klinik NK Physiotherapy Jakarta Selatan : Jl. Simprug Garden No.8 7, RT.7/RW.8, Grogol Sel., Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12220 (di dalam Republic Padel Simprug).

Baca juga : Manfaat Fisioterapi untuk Pemulihan Pasca-Stroke

Kapan Terapi Stroke Jakarta Harus Dimulai?

Terapi stroke dapat dimulai dari 24 – 48 jam setelah kondisi pasien stabil, penderitanya akan dilatih untuk bangun, duduk atau berjalan sebisa mungkin. Ketika menjalani fisioterapi. Terapi stroke atau fisioterapi stroke harus dilakukan sesegera mungkin setelah kondisi medis stabil. Ini adalah prinsip yang didukung seluruh literatur rehabilitasi stroke modern.

Fase WaktuKondisiPendekatan Fisioterapi
24–48 jam pasca strokeKondisi medis baru stabilFisioterapi ringan: positioning, ROM pasif, pencegahan komplikasi
Minggu 1–4Neuroplastisitas sangat aktifMulai program intensif — periode pemulihan paling cepat
Bulan 1–6Jendela emas pemulihanTerapi agresif dan konsisten — target pemulihan maksimal
Bulan 6–12Pemulihan mulai melambatTetap bisa meningkat dengan terapi yang tepat
> 1 tahunProses lebih lambatPemulihan masih mungkin — konsistensi adalah kuncinya

Fakta penting yang harus anda tahu, setiap 1 hari keterlambatan memulai fisioterapi stroke mengurangi peluang pemulihan fungsi motorik hingga 10–15%. Jangan tunggu “kondisi sudah lebih baik” mulailah fisioterapi stroke sesegera mungkin.

Kapan Fisioterapi Stroke Dapat Selesai?

Biasanya dalam beberapa bulan pertama pasca stroke, proses pemulihan akan lebih cepat selesai. Namun pemulihan juga bisa berlangsung selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun. Ada pula faktor-faktor yang memengaruhi hasil terapi:

  • Tingkat keparahan dan tingkat kerusakan otak.
  • Tingkat pemulihan lebih besar pada anak-anak dan dewasa muda dibandingkan dengan orang tua
  • Intensitas perawatan
  • Kondisi medis lain 
  • Lingkungan rumah dan pekerjaan
  • Kerjasama keluarga dan teman 
  • Waktu mulai perawatan. Semakin cepat dimulai, semakin besar peluang untuk mendapat hasil yang baik

Faktor risiko penyebab stroke sangat bersifat personal, sehingga berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Agar Anda bisa meminimalisir faktor risiko sesuai dengan kondisi Anda, Anda dapat melakukan konsultasi pada dokter. Peran Fisioterapi pada pasien stroke sangatlah penting untuk rehabilitasi pasien yang mengalami kesulitan ketika menjalani aktivitas harian.

Baca juga : Terapi Tangan Stroke dengan Hand Robotic – Fisioterapi Stroke

Layanan Fisioterapi Stroke Home Visit Jakarta

Banyak pasien stroke menghadapi kesulitan bepergian ke klinik karena keterbatasan mobilitas, risiko jatuh, atau kemacetan Jakarta yang melelahkan.

Klinik fisioterapi NK Health menyediakan layanan fisioterapi stroke ke rumah (home visit) untuk seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya. Fisioterapis NK Health datang langsung ke rumah pasien dengan peralatan yang diperlukan seperti TENS, alat latihan, dan panduan program terapi lengkap.

Keunggulan home visit untuk pasien stroke:

  • Tidak perlu risiko perjalanan bagi pasien yang mobilitas terbatas
  • Fisioterapis bisa melihat langsung lingkungan rumah dan merekomendasikan modifikasi yang aman
  • Keluarga/caregiver bisa menyaksikan dan belajar langsung cara membantu pasien
  • Jadwal lebih fleksibel sesuai kondisi pasien hari itu

Baca juga : Berapa Lama Menjalani Fisioterapi Stroke untuk Pemulihan Maksimal?

Teknik Terapi Stroke Ringan terbaru

teknik terapi store ringan terbaeru kami meliputi Re-edukasi neurovaskular, neurofeedback, kinesiotapping, pelatihan bimanual, biofeddback, terapi cermin hingga functional electric stimulation. Terapi stroke yang komprehensif melibatkan dokter spesialis dan FISIOTERAPIS.

Program Fisioterapi Pasca Stroke

Dirancang untuk membantu penyintas stroke mendapatkan kembali fungsi dan kemandirian sebanyak mungkin. Bertujuan : Meningkatkan mobilitas, menguatkan otot, meningkatkan koordinasi dan keseimbangan, menggunakan Fasilitasi Neuromuskular Proprioseptif (PNF),Terapi Manual, dan teknik bobath.

Terapi Stroke oleh fisioterapi merupakan salah satu metode terapi yang sering digunakan untuk perawatan pasca stroke untuk mengembalikan fungsional tubuh agar kembali nor

Perawatan Terapi Stroke Ringan

Fisioterapi memainkan peran penting dalam pemulihan dan rehabilitasi pasien yang telah mengalami stroke ringan. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan fungsi fisik, mobilitas, dan kualitas hidup pasien secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa terapi dan pendekatan umum yang digunakan dalam fisioterapi untuk pemulihan stroke ringan :

1. Penilaian dan Penetapan Tujuan

  • Penilaian Awal: Fisioterapis melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan fisik, keterbatasan, dan kebutuhan spesifik pasien.
  • Penetapan Tujuan: Tujuan pribadi ditetapkan berdasarkan penilaian, dengan fokus pada peningkatan mobilitas, kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi.

2. Latihan Penguatan

  • Latihan Resistensi: Latihan yang menargetkan otot-otot yang melemah untuk meningkatkan kekuatan.
  • Latihan Fungsional: Aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan yang diperlukan untuk tugas sehari-hari, seperti latihan duduk-berdiri atau mengangkat benda.

3. Pelatihan Mobilitas

  • Pelatihan Gait: Teknik dan latihan untuk meningkatkan kemampuan berjalan, termasuk penggunaan treadmill, parallel bars, atau alat bantu jika diperlukan.
  • Latihan Rentang Gerak: Latihan untuk mempertahankan atau meningkatkan fleksibilitas sendi dan mencegah kekakuan.

4. Latihan Keseimbangan dan Koordinasi

  • Latihan Keseimbangan: Latihan untuk meningkatkan keseimbangan dan mengurangi risiko jatuh, seperti berdiri dengan satu kaki atau menggunakan balance boards.
  • Latihan Koordinasi: Aktivitas untuk meningkatkan koordinasi mata-tangan dan kontrol motorik, seperti menangkap dan melempar bola.

5. Kondisi Aerobik dan Kardiovaskular

  • Latihan Aerobik: Aktivitas rendah dampak seperti berjalan, bersepeda, atau berenang untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan daya tahan secara keseluruhan.

6. Pelatihan Fungsional

  • Pelatihan Tugas Spesifik: Melatih tugas-tugas yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti berpakaian, merawat diri, atau memasak.
  • Program Latihan di Rumah: Rutin latihan terapi stroke yang disesuaikan untuk pasien lakukan di rumah guna memperkuat manfaat dari sesi terapi.

 Pelatihan Fungsional

  • Pelatihan Tugas Spesifik: Melatih tugas-tugas yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti berpakaian, merawat diri, atau memasak.
  • Program Latihan di Rumah: Rutin latihan terapi stroke yang disesuaikan untuk pasien lakukan di rumah guna memperkuat manfaat dari sesi terapi.

7. Pendidikan Neuromuskular

  • Teknik untuk Melatih Ulang Otak: Latihan yang mempromosikan neuroplastisitas, membantu otak membentuk koneksi dan jalur baru.
  • Constraint-Induced Movement Therapy (CIMT): Mendorong penggunaan anggota tubuh yang terkena dengan membatasi penggunaan anggota tubuh yang tidak terkena.

8. Alat Bantu dan Peralatan Adaptif

  • Penyediaan dan Pelatihan: Memperkenalkan dan melatih pasien untuk menggunakan alat bantu seperti tongkat, walker, atau alat ortotik untuk membantu mobilitas dan kemandirian.

9. Pendidikan dan Manajemen Mandiri

  • Edukasi Pasien dan Keluarga: Mengajarkan pasien dan pengasuh mereka tentang stroke, pemulihan, dan strategi untuk mengelola gejala dan mencegah stroke di masa depan.
  • Modifikasi Gaya Hidup: Panduan tentang pilihan gaya hidup sehat, termasuk diet, olahraga, dan penghentian merokok.

10. Pendekatan Multidisiplin

  • Kolaborasi: Bekerja sama dengan profesional kesehatan lain seperti terapis okupasi, terapis wicara, dan dokter untuk memberikan perawatan yang komprehensif.

Baca juga : Terapi Stroke Ringan di Rumah

Pemantauan dan Penyesuaian Program Stroke Secara Berkala

Proses pemulihan stroke ringan membutuhkan evaluasi yang dilakukan secara berkala. Fisioterapis akan memantau perkembangan kemampuan gerak, kekuatan otot, keseimbangan, serta fungsi aktivitas sehari-hari pasien.

Hasil evaluasi tersebut digunakan untuk menyesuaikan program terapi agar tetap sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien, sehingga proses rehabilitasi dapat berjalan lebih optimal.

Intervensi fisioterapi yang dilakukan secara dini, konsisten, dan terarah memiliki peran penting dalam membantu memaksimalkan pemulihan serta mengurangi risiko keterbatasan fungsi jangka panjang setelah stroke ringan.

Perkembangan Terbaru dalam Fisioterapi Stroke Ringan

Kemajuan dalam bidang fisioterapi saat ini menghadirkan berbagai teknik dan teknologi inovatif yang bertujuan meningkatkan efektivitas rehabilitasi stroke ringan. Pendekatan modern ini membantu pasien mendapatkan latihan yang lebih terarah, personal, dan sesuai dengan kemampuan tubuhnya. Berikut adalah beberapa teknik terapi terbaru:

1. Terapi Berbantuan Robot

  • Perangkat Robotik: Perangkat ini membantu gerakan berulang, membantu meningkatkan fungsi motorik dan kekuatan. Contohnya termasuk eksoskeleton robotik untuk berjalan dan lengan robotik untuk rehabilitasi anggota tubuh atas.

2. Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR)

  • Lingkungan VR/AR: Lingkungan imersif ini menyediakan setting yang menarik dan memotivasi untuk latihan rehabilitasi, meningkatkan keterampilan motorik dan fungsi kognitif melalui tugas dan permainan interaktif.

3. Terapi Cermin

  • Kotak Cermin: Teknik ini menggunakan cermin untuk menciptakan ilusi gerakan pada anggota tubuh yang terkena dengan mencerminkan gerakan anggota tubuh yang tidak terkena, yang dapat membantu melatih ulang otak dan meningkatkan fungsi motorik.

4. Functional Electrical Stimulation (FES)

  • Stimulasi Listrik: FES melibatkan penerapan arus listrik ke otot yang terkena untuk merangsang gerakan dan meningkatkan kekuatan serta koordinasi otot.

5. Transcranial Magnetic Stimulation (TMS)

  • Stimulasi Otak Non-Invasif: TMS menggunakan medan magnet untuk merangsang area tertentu di otak, mempromosikan neuroplastisitas dan membantu pemulihan motorik.

6. Pelatihan Eksoskeleton

  • Eksoskeleton yang Dapat Dipakai: Perangkat ini memberikan dukungan dan membantu gerakan, terutama pada kaki, untuk meningkatkan kemampuan berjalan dan fungsi anggota tubuh bawah.

7. Constraint-Induced Movement Therapy (CIMT)

  • Penggunaan Intensif Anggota Tubuh yang Terkena: Terapi ini melibatkan pembatasan penggunaan anggota tubuh yang tidak terkena untuk mendorong penggunaan anggota tubuh yang terkena, mempromosikan neuroplastisitas dan peningkatan fungsional.

8. Pelatihan Berbasis Tugas

  • Latihan Tugas Spesifik: Fokus pada praktik tugas fungsional yang bermakna bagi kehidupan sehari-hari pasien, meningkatkan kemampuan untuk melakukan tugas-tugas ini secara mandiri.

9. Re-edukasi Sensori

  • Stimulasi Sensorik: Teknik yang meningkatkan umpan balik sensorik dan persepsi, seperti latihan diskriminasi tekstur, untuk meningkatkan fungsi sensorik dan kontrol motorik.

10. Biofeedback

  • Umpan Balik Waktu Nyata: Menggunakan sensor untuk memberikan umpan balik waktu nyata tentang fungsi fisiologis, seperti aktivitas otot atau pola gerakan, membantu pasien menyesuaikan dan meningkatkan gerakan mereka.

11. Terapi Akuatik

  • Latihan di Air: Latihan yang dilakukan di air mengurangi dampak pada sendi dan memberikan resistensi, meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan mobilitas.

12. Citra Motorik dan Latihan Mental

  • Pelatihan Kognitif: Melibatkan latihan mental gerakan tanpa pelaksanaan fisik, yang dapat mengaktifkan jalur saraf dan meningkatkan fungsi motorik.

13. Pelatihan Bimanual

  • Menggunakan Kedua Anggota Tubuh: Latihan yang melibatkan penggunaan anggota tubuh yang terkena dan tidak terkena secara bersamaan untuk meningkatkan koordinasi dan penggunaan fungsional anggota tubuh yang terkena.

14. Neurofeedback

  • Antarmuka Otak-Komputer: Teknik yang melatih pasien untuk mengontrol pola gelombang otak tertentu untuk meningkatkan fungsi kognitif dan motorik.

15. Kinesio Taping

  • Perekat Terapeutik Elastis: Aplikasi pita elastis untuk memberikan dukungan, mengurangi nyeri, dan meningkatkan fungsi otot serta sirkulasi.

16. Teknik Re-edukasi Neuromuskular

  • Latihan Lanjutan: Teknik yang fokus pada melatih ulang sistem saraf untuk meningkatkan pola gerakan, seperti proprioceptive neuromuscular facilitation (PNF).

Teknik-teknik ini, sering digunakan dalam kombinasi, menawarkan pendekatan komprehensif untuk rehabilitasi stroke, memanfaatkan teknologi dan penelitian terbaru untuk memaksimalkan hasil pemulihan.

Baca juga : Terapi Stroke di Bintaro Terbaik

Apa saja gejala stroke ?

Beberapa gejala stroke yang perlu anda perhatikan yaitu :

  • Kelemahan otot pada bagian tubuh tertentu;
  • Gangguan postur tubuh;
  • Gangguan pernapasan;
  • Gangguan bicara;
  • Gangguan kemampuan fungsional;
  • Gangguan keseimbangan;
  • Kesulitan berjalan;
  • Mati rasa pada wajah, lengan, atau kaki; 
  • Pusing tiba-tiba;
  • Pandangan kabur;
  • Kebutaan pada sebelah mata.

Disaat Anda sedang berada dalam fase Pasca stroke, biasanya dokter akan menyarankan Anda melakukan perawatan Fisioterapi didampingi terapis profesional. Fisioterapi sendiri bertujuan untuk mengembalikan fungsi tubuh, agar pasien stroke bisa kembali beraktivitas secara normal dan menghindari komplikasi yang bisa memperlambat proses pemulihan.

Latihan Fisioterapi untuk Pasien Pasca Stroke

Latihan Fisioterapi untuk Pasien Pasca Stroke antara lain :

  1. Menggerakan setiap sendi yang kaku pada lengan dan tungkai secara perlahan sesuai dengan kebutuhan pasien.
  2. Memberikan stimulus untuk merangsang sistem sensorik yang mengalami penurunan.
  3. Mengimbangi kemampuan dan kekuatan otot yang mengalami kelemahan akibat kerusakan pada otak.
  4. Membangun keseimbangan dan meningkatkan ketidakmampuan berjalan atau menggerakkan tangan hingga muka merot (menceng sebelah).
  5. Meningkatkan kemandirian dan percaya diri pasien dengan latihan yang diberikan.

Cara Reservasi Fisioterapi Stroke di NK Health Jakarta

  1. Hubungi admin NK Health via WhatsApp atau telepon cabang terdekat
  2. Ceritakan kondisi pasien secara singkat mulai dari jenis stroke, berapa lama pasca stroke, keluhan utama
  3. Tentukan jadwal yang sesuai dengan admin NK Health atau minta layanan home visit jika pasien tidak bisa ke klinik
  4. Kunjungan pertama, asesmen komprehensif oleh fisioterapis NK Health
  5. Mulai program fisioterapi stroke yang dirancang personal untuk kondisi Anda

BOOKING SESI TERAPI STROKE JAKARTA ANDA DI NK HEALTH

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Fisioterapi Stroke Jakarta

1. Berapa biaya fisioterapi stroke di NK Health Jakarta?
Biaya satu sesi fisioterapi di NK Health adalah Rp 557.100, sudah termasuk semua modalitas terapi dalam sesi tersebut. Tersedia paket 2x, 3x, 5x, 7x, dan 10x sesi dengan diskon bertahap. Pasien stroke umumnya direkomendasikan paket untuk memastikan konsistensi.

2. Apakah NK Health menyediakan fisioterapi stroke home visit di Jakarta?
Ya. NK Health menyediakan layanan home visit untuk seluruh wilayah Jakarta, fisioterapis datang langsung ke rumah pasien. Sangat direkomendasikan untuk pasien stroke yang mobilitas terbatas atau yang tinggal jauh dari klinik.

3. Di mana saja lokasi klinik fisioterapi stroke NK Health di Jakarta?
NK Health memiliki cabang di Jakarta Barat (Kebon Jeruk), Jakarta Utara (Kelapa Gading), dan Jakarta Selatan (Simprug). Selain di Jakarta, NK Health juga tersedia di Bintaro, Gading Serpong, Bekasi, Cikarang, Surabaya, dan Makassar.

4. Berapa lama terapi stroke di NK Health Jakarta?
Durasi bervariasi tergantung keparahan stroke dan respons pasien. Stroke ringan bisa membaik signifikan dalam 2–4 bulan. Stroke sedang–berat membutuhkan 6–18 bulan terapi dengan frekuensi 3–5 sesi per minggu. Evaluasi dilakukan setiap 4–6 minggu untuk menyesuaikan program.

5. Kapan fisioterapi stroke harus dimulai setelah serangan?
Sesegera mungkin setelah kondisi medis stabil, idealnya dalam 24–48 jam pertama untuk fisioterapi ringan. Bulan 1–6 adalah periode neuroplastisitas optimal. Tapi pemulihan tetap mungkin meski sudah lebih dari 6 bulan atau 1 tahun pasca stroke.

6. Apakah NK Health Jakarta bisa menangani pasien stroke berat / kelumpuhan total?
Ya. NK Health menangani semua tingkat keparahan stroke, dari yang ringan hingga berat dengan kelumpuhan total. Program disesuaikan dengan kondisi spesifik setiap pasien, mulai dari latihan pasif hingga rehabilitasi fungsional intensif.

7. Apa yang membedakan NK Health Jakarta dari klinik fisioterapi stroke lain di Jakarta? Kombinasi dari tiga hal yaitu tim fisioterapis berstandar internasional (lulusan universitas luar negeri), teknologi terapi terlengkap termasuk Hand Robotic yang jarang dimiliki klinik fisioterapi lain, dan pengalaman 10 tahun dengan lebih dari 100.000 pasien. Plus layanan home visit yang menjangkau seluruh Jakarta.