Vaksin HPV Gardasil jaga kesehatan reproduksi

Apa Itu Vaksin HPV Gardasil ?

Vaksin HPV Gardasil  merupakan salah satu jenis pendukung imunitas tubuh manusia untuk mencegah penularan penyakit kanker yang menyerang beberapa organ tubuh.

Vaksin HPV berfungsi untuk melindungi tubuh pria atau wanita dari infeksi human papillomavirus (HPV) yang mudah sekali menular.

Vaksin HPV

Beberapa tipe human papillomavirus (HPV) dapat menyebabkan infeksi di permukaan kulit, serta dapat menyebabkan kanker serviks pada wanita, kanker bagian belakang tenggorokan, pangkal lidah, amandel, kanker vulva.  Selain itu juga bisa menyebabkan kanker penis maupun pada anus.

Apa itu Human Papillomavirus (HPV) ?

                HPV merupakan virus penyebab kutil kelamin yang hidup pada sel-sel kulit dan memiliki lebih dari 100 jenis. Ada 60 jenis HPV penyebab kutil yang menginfeksi kaki dan tangan, sedangkan 40 lainya menyebabkan kutil kelamin.

Apa aja tanda-tanda Infeksi Virus HPV ?

  • Kutil biasa, berupa benjolan bulat yang kasar
  • Mata Ikan, berbentuk rata dengan lubang di tengahnya.
  • Kutil datar, berbentuk seperti bekas cakar dikulit. Warna bervariasi mulai dari cokelat hingga merah muda.
  • Kutil filiform, berupa bintil daging yang tumbuh berwarna seperti kulit.
  • Kutil kelamin, berupa benjolan dengan permukaan mirip kembang kol

Kapan waktu terbaik Vaksin ?

Vaksin HPV Gardasil direkomendasikan sejak usia 9-19 tahun, atau ketika organ kelamin belum aktif secara seksual. Biasanya vaksin diberikan sebanyak 2-3 kali sebelum seseorang aktif berhubungan intim.

Vaksinasi direkomendasikan bagi semua orang yang belum pernah mendapatkan vaksinasi tersebut hingga batas usia 26 tahun. Vaksin HPV tidak dianjurkan bagi orang yang sudah diatas 26 tahun, orang dewasa yang berusia 27-45 tahun yang belum divaksin masih bisa mendapatkan vaksin HPV bila beresiko terkena infeksi kelamin tersebut dan setelah membicarakannya dengan dokter.

Apa efek samping nya?

Efek samping yang paling umum terjadi adalah reaksi nyeri, kemerahan, memar, dan bengkak pada titik injeksi di tubuh. Beberapa pasien dapat mengalami demam, sinkop, sakit kepala, mual, myalgia, ruam, urtikaria, pusing, dan rasa lelah setelah vaksinasi

Artikel Lainnya :

Fisioterapi Jakarta

Klinik Fisioterapi Jakarta

Fisioterapi Jakarta Utara

Fisiotrapi Jakarta Barat

Vaksin Haji dan Umroh