Vaksin HPV Bertahan Berapa Lama​? Ini Penjelasan Medisnya

vaksin hpv bertahan berapa lama​

Kamu sudah menjalani vaksin HPV beberapa tahun lalu atau sedang mempertimbangkan untuk melakukannya. Lalu muncul pertanyaan “vaksin hpv Perlindungannya bertahan berapa lama​ ? Apakah nanti perlu vaksin ulang?” Pertanyaan ini penting, karena vaksin HPV bukan vaksin yang murah dan prosesnya butuh beberapa dosis. Wajar jika kamu ingin tahu seberapa lama “investasi kesehatan” ini akan melindungimu.

Kabar baiknya, berdasarkan penelitian jangka panjang yang sudah berjalan lebih dari satu dekade, perlindungan vaksin HPV terbukti sangat bertahan lama dan sampai saat ini belum ditemukan tanda penurunan kekebalan. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap apa kata penelitian, mengapa perlindungannya bisa bertahan lama, apakah booster diperlukan, dan hal-hal penting lain yang perlu kamu ketahui.

BOOKING VAKSIN HPV ANDA DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT

Vaksin HPV Bertahan Berapa Lama​ ?

Vaksin hpv bertahan berapa lama​? Berdasarkan data penelitian yang tersedia saat ini, perlindungan vaksin HPV terbukti bertahan setidaknya 12–15 tahun dan belum ada tanda perlindungan tersebut akan menurun.

CDC (Centers for Disease Control and Prevention) Amerika Serikat menyatakan bahwa orang yang menerima vaksin HPV telah diikuti selama sekitar 12 tahun, dan perlindungan terhadap HPV tetap tinggi tanpa ada bukti penurunan seiring waktu. Bahkan dalam publikasi yang lebih baru, CDC menyebutkan bahwa lebih dari 15 tahun data menunjukkan vaksinasi HPV memberikan perlindungan yang aman, efektif, dan tahan lama terhadap kanker yang disebabkan infeksi HPV.

Yang perlu digarisbawahi adalah angka 12–15 tahun bukan berarti perlindungan berhenti setelah itu. Angka tersebut adalah sejauh mana penelitian sudah berjalan, bukan batas akhir perlindungan.

Ini penting untuk dipahami, vaksin HPV pertama kali digunakan secara luas pada tahun 2006. Artinya, para peneliti secara harfiah belum bisa mengukur lebih dari itu karena waktunya memang belum sampai. Dan sejauh pengamatan berjalan, belum ada satu pun tanda bahwa perlindungannya melemah.

Baca juga : Vaksin HPV untuk Wanita Dewasa – Mencegah Kanker

Apa Kata Penelitian? Bukti Ilmiah yang Sudah Terkumpul

Untuk memberikan gambaran yang lebih konkret vaksin hpv bertahan berapa lama​, berikut beberapa penelitian jangka panjang yang paling penting untuk anda ketahui :

1. Studi Nordik : Follow-Up 14 Tahun

Salah satu penelitian paling komprehensif adalah studi jangka panjang di empat negara Nordik (Denmark, Islandia, Norwegia, Swedia) yang mengikuti perempuan yang divaksinasi vaksin HPV quadrivalent.

Hasilnya, Vaksinasi memberikan perlindungan yang bertahan terhadap displasia serviks derajat tinggi terkait HPV tipe 16/18 selama minimal 12 tahun, dengan kecenderungan perlindungan yang terus berlanjut hingga 14 tahun pasca vaksinasi. Studi ini juga mendokumentasikan respons antibodi yang tetap terjaga hingga 14 tahun.

Kesimpulan penting dari studi ini, Tidak ditemukan bukti penurunan kekebalan yang berarti pemberian dosis booster sebagai kebijakan kesehatan masyarakat sejauh ini belum diperlukan.

2. Studi 9 Tahun untuk Vaksin Bivalent

Sebuah studi follow-up 9 tahun di Tiongkok terhadap vaksin HPV bivalent (16/18) menunjukkan efikasi perlindungan yang tetap tinggi melebihi 82% terhadap infeksi HPV-16 dan HPV-18. Bahkan untuk HPV tipe 18 secara khusus, penelitian ini mencatat perlindungan yang tetap terjaga setelah sembilan tahun.

3. Studi Dosis Tunggal : Follow-Up 12 Tahun

Sebuah studi di India yang awalnya dirancang membandingkan 2 dan 3 dosis, namun karena situasi tertentu menghasilkan kelompok yang hanya menerima 1 dosis, memberikan data berharga tentang efikasi vaksin dengan median follow-up 12 tahun pasca vaksinasi.

Data dari penelitian semacam inilah yang mendorong WHO pada 2022 memperbarui rekomendasinya. Long-term follow-up menunjukkan perlindungan lebih dari 10 tahun bahkan dengan dosis tunggal.

4. Studi Persistensi Imun 10 Tahun

Penelitian terhadap vaksin HPV-16/18 dengan adjuvan AS04 pada perempuan usia 15–55 tahun mengevaluasi persistensi kekebalan selama 10 tahun, memberikan tambahan bukti bahwa vaksin HPV menghasilkan respons imun yang bertahan lama pada berbagai kelompok usia.

Baca juga : Manfaat Vaksin HPV – Lindungi Diri dari Risiko Kanker Serviks

Mengapa Perlindungan Vaksin HPV Bisa Bertahan Sangat Lama?

Mengapa vaksin HPV bisa memberikan perlindungan yang jauh lebih lama dibanding beberapa vaksin lain seperti vaksin influenza yang perlu diulang setiap tahun? Ada beberapa alasan ilmiahnya yaitu :

1. Virus HPV Tidak Bermutasi Secepat Virus Lain

Virus influenza mengalami mutasi genetik yang berlangsung cepat, sehingga vaksin influenza perlu diperbarui secara berkala dan diberikan setiap tahun untuk menyesuaikan dengan perubahan strain virus yang beredar. Sebaliknya, virus HPV memiliki stabilitas genetik yang jauh lebih tinggi, sehingga perubahan genetiknya berlangsung lebih lambat dibandingkan influenza.

Tipe HPV 16 dan 18 yang beredar hari ini pada dasarnya sama dengan yang beredar puluhan tahun lalu. Artinya, antibodi yang terbentuk dari vaksinasi tetap relevan dan efektif dalam jangka waktu yang sangat panjang.

2. Teknologi Virus-Like Particle (VLP) yang Sangat Imunogenik

Vaksin HPV menggunakan teknologi yang disebut Virus-Like Particle (VLP) partikel yang menyerupai bentuk virus HPV secara struktural tapi tidak mengandung materi genetik virus sama sekali, sehingga tidak bisa menyebabkan infeksi.

Struktur VLP yang tersusun sangat rapi dan berulang ini “terlihat sangat mencolok” bagi sistem imun memicu respons kekebalan yang jauh lebih kuat dibanding banyak jenis vaksin lain. Ini menghasilkan kadar antibodi yang tinggi dan sel memori imun yang bertahan lama.

3. Sel Memori Imun yang Terbentuk dengan Baik

Setelah vaksinasi, tubuh tidak hanya memproduksi antibodi, tubuh juga membentuk sel memori (memory B cells dan memory T cells) yang “mengingat” bagaimana melawan HPV. Sel-sel ini bisa bertahan sangat lama, bahkan puluhan tahun.

Jika suatu saat tubuh terpapar HPV, sel memori ini bisa dengan cepat mengaktifkan produksi antibodi baru bahkan jika kadar antibodi dalam darah sudah menurun dari puncaknya.

Baca juga : Vaksin HPV di Bintaro – HPV Gardasil dan Cervarix

Berapa Dosis yang Dibutuhkan agar Perlindungan Optimal?

Jumlah dosis vaksin HPV bergantung pada usia saat dosis pertama diberikan, berikut penjelasannya :

Usia saat Dosis PertamaJumlah DosisJadwal
9–14 tahun2 dosisDosis kedua diberikan 6–12 bulan setelah dosis pertama
15 tahun ke atas3 dosisDosis 2 diberikan 1–2 bulan setelah dosis 1; dosis 3 diberikan 6 bulan setelah dosis 1

Baca juga : Vaksin HPV Gardasil di Jakarta

Vaksin HPV di Klinik NK Health

Jika Anda mencari tempat yang tepat untuk melakukan vaksin HPV, klinik NK Health adalah pilihan yang terbaik untuk anda. Klinik Nk Health menawarkan vaksin HPV dengan tenaga medis profesional yang siap memberikan penjelasan lengkap tentang vaksinasi serta manfaatnya untuk anda. Selain itu, NK Health juga menawarkan harga vaksin HPV yang kompetitif dan proses vaksinasi yang nyaman.

NK Health menawarkan layanan vaksinasi yang nyaman dan terpercaya, serta berbagai jenis vaksin HPV seperti Gardasil 9, Gardasil 4, dan Cervarix. Selain itu, fasilitas lengkap dan pelayanan cepat di NK Health memastikan proses vaksinasi berlangsung aman, nyaman, dan terpercaya. Jika Anda belum mendapatkan vaksin HPV, jangan tunda lagi! Lindungi diri Anda dan keluarga dari kanker serviks dan penyakit akibat virus HPV dengan vaksinasi HPV di klinik NK Health.

BOOKING VAKSIN HPV ANDA DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT