fbpx

Perawatan pasien COVID-19 Dirumah

Pasien Covid tanpa Gejala maupun gejala ringan masih dapat dirawat dirumah atau Isolasi mandiri. Hal ini dapat dilakukan dengan beberapa syarat dan kriteria yang ketat.

Perawatan Isolasi Mandiri

Hubungi kami :

087 877 620 119

0815 16 39345 atau 021- 5688284/5688285

Edukasi yang harus diketahui pasien diantaranya :

Nk HEALTH MENYEDIAKAN RAPID TEST UNTUK PERUSAHAAN

  1. Pasien dan orang yang merawat dirumah harus tau cara penularan dan tetap menggunakan masker medis atau kain 3 lapis, Tetap menjaga jarak dan cuci tangan
  2. cara cuci tangan yang benar harus diketahui oleh seluruh orang di tempat Perawatan pasien COVID-19 Dirumah
  3. Perawatan pasien COVID-19 Dirumah juga dapat dilakukan pada pasien dengan gejala Batuk,hilang indra perasa/penciuman hingga nyeri sendi.
  4. Perawatan pasien covid-1i dirumah harus memisahkan pasien dari yang lain, dan tempat pasien harus memiliki ventilasi yang baik. Jangan menggunakan alat makan, maupun alat kebutuhan pribadi bercampur dengan yang lainnya.
  5. Desinfektan harus disediakan
  6. Selalu perhatikan kondisi pasien yang memburuk : Gejala yang memburuk ditandai dengan bertambahnya symptom kepala berasa ringan, kesulitan bernafas, dehidrasi, sakit dada, bibir atau wajah biru, frekuensi nafas bertambah, kehilangan kesadaran, kondisi kognitif yang berubah.
  7. Sebaiknya pemeriksaan dan perawatan pasien Covid-19 dirumah selalu diawal dengan pemeriksaan darah pasien untuk mengetahui kesehatan secara lengkap. Pemeriksaan yang bisa dilakukan diantaranya Pemeriksaan Darah Lengkap
Perawatan pasien COVID-19 Dirumah

Pasien juga harus menyadari bahwa jika memiliki penyakit seperti dibawah ini, disarankan untuk tidak melakukan ISolasi Mandiri :

Jangan lupa juga Baca artikel kami : Klinik Fisioterapi di Jakarta, Klinik Fisioterapi di Jakarta Utara, Klinik Fisioterapi Jakarta Barat

1 Pasien berusia >60 tahun
2 Asthma
3 Cerebrovascular disease (stroke atau penyakit vaskuler lainnya)
4 Cystic Fibrosis
5 Hypertensi atau tekanan darah tinggi
6 Kondisi yang mempengaruhi sistem imun: HIV, penggunaan corticosteroid jangka panjang, atau penggunaan obat-obatan lain yang mengurangi sistem imun
7 Kondisi neurologis, contohnya dementia
8 Penyakit hati / liver
9 Overweight (IMT > 25 kg/m2) atau Obesitas (IMT >40 kg/m2)
10 Pulmonary fibrosis (jaringan luka di jaringan paru)
11 Thalassemia (penyakti darah)
12 Diabetes type 1 atau tipe 2
13 Kanker
14 Penyakit ginjal kronis
15 COPD (chronic obstructive pulmonary disease) / PPOK (Penyakit paru obstruktif kronis)
16 Down Syndrome
17 Penyakit jantung
18 Sedang hamil
19 Sickle cell disease