fbpx

Perawatan Gigi dan Mulut Bagi Lansia Yang Membutuhkan Pendampingan

(Daily Oral Care for Dependent Elderly)

Perawatan Gigi dan Mulut Bagi Lansia : Kebersihan mulut merupakan aspek perawatan kesehatan sehari-hari yang sering kali dianggap sepele. Terlebih pada kelompok lanjut usia dengan demensia dan ketidakmampuan mereka mengenai masalah kesehatan mulut dan sakit gigi.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan mulut pada orang tua memerlukan Perawatan Gigi dan Mulut Bagi Lansia, penanganan yang sesuai dengan tahapan kehidupan.

Dental Care

Batasan Usia Lanjut (WHO)

Tantangan yang Dihadapi Dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Populasi Lansia yang Membutuhkan Pendampingan

Ketika lansia tidak dapat mengurus diri mereka sendiri (care dependent), kesehatan mulut mereka biasanya menjadi lebih buruk dan kurang diperhatikan. Hal ini dapat mengganggu kegiatan mereka sehari-hari seperti makan, minum obat, berpakaian, mandi, perawatan kesehatan secara umum, dan fisioterapi. Kurangnya perhatian mengenai perawatan mulut adalah bahaya kesehatan yang tersembunyi karena menjaga kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang penting dalam meningkatkan kualitas hidup. Penyakit gigi dan periodontal secara signifikan terkait dengan beberapa penyakit, diantaranya; diabetes, kardiovaskular, aterosklerosis, rheumatoid arthritis, fungsi ginjal, pneumonia, multiple sclerosis, gangguan kognitif dan gangguan sistem imun lainnya.

Kondisi Mulut Yang Sering Ditemui Pada Lansia

Perawatan Gigi dan Mulut Bagi Lansia : Menjaga kebersihan mulut orang tua yang care dependent, menderita demensia atau kelumpuhan seringkali tidak dibersihkan dengan baik, dan makanan tetap tersisa di mulut. Selain itu, beberapa orang lanjut usia tidak melepaskan gigi palsu di mulut mereka untuk waktu yang lama. Dalam kasus seperti itu, gigi palsu yang tidak bersih dapat mengotori gigi atau mukosa di sekitarnya.

Beberapa Dental Problem yang umum terjadi usia lanjut:

Peran rongga mulut sangat penting dalam nutrisi, berbicara, dan estetika penampilan wajah. Seseorang yang memiliki gangguan fisik atau fungsional atau yang secara medis rentan/lemah mempunyai risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit oral, begitu pula sebaliknya.

Teknik khusus individual yang dapat digunakan, seperti:

  • Teknik menyikat gigi satu tangan
  • Sikat gigi yang dimodifikasi dan menggunakan suction
  • Floss / sikat interdental

Peralatan bantuan gigi, seperti:

  • Sikat gigi lembut yang dapat ditekuk
  • Sikat gigi elektrik
  • Sikat gigi dengan gagang yang diperbesar
  • Mouth props
  • Rutin menyikat gigi meski sedang berbaring. Sikat gigi dengan bulu lebih disarankan
  • Penggunaan fluor untuk mencegah/memperlambat perkembangan karies pada gigi
  • Berkumur dengan cairan klorheksidin untuk menurunkan peradangan pada gigi
  • Obat kumur yang mengandung alkohol tidak disarankan pada lansia
  • Obat kumur anti plak oral dapat digunakan sebagai tambahan bila sulit melakuka flossing dan gosok gigi
  • Dental floss mungkin sulit, pembersih interdental elektrik bisa digunakan
  • Terdapat sikat gigi khusus dan produk pembersih gigi palsu untuk lansia
  • Disarankan untuk tidak tidur saat menggunakan gigi palsu. Gigi palsu direndam dalam cairan pembersih semalaman

Kesimpulan

Perawatan gigi dan mulut secara rutin, memiliki dampak yang penting terhadap kehidupan yang sehat. Oleh karena itu dibutuhkan model perawatan yang meningkatkan akses perawatan gigi untuk lansia yang lemah dan tergantung secara fungsional.Perawatan mulut yang baik akan membantu mengurangi berbagai kemungkinan terserang penyakit seperti pneumonia aspirasi, endokarditis, dan penyakit sistemik lainnya pada lansia, serta mengurangi dan mencegah penyakit rongga mulut seperti penyakit periodontal dan kandidiasis.

Leave a Comment