Apa itu Shin Splints ? – Penyebab, Pencegahan, & Penyembuhan

shin splints

Anda mengalami sakit di kaki anda pada area tulang kering ? mungkin anda mengalami cedera shin splints. Sebuah cedera yang sering dialami oleh orang yang aktif berolahraga seperti pelari. Namun, apa itu shin splints? apa penyebabnya? dan bagaimana cara menyembuhkan cedera shin splints? Yuk simak sampai habis.

BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK FISIOTERAPI NK HEALTH TERDEKAT

Apa itu Shin Splints ?

Apa itu shin splints ? Shin splints, atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai medial tibial stress syndrome (MTSS), adalah suatu kondisi yang menyebabkan rasa sakit atau nyeri pada bagian depan atau sisi dalam tulang kering (tibia), yang merupakan tulang besar di bagian bawah kaki. Kondisi ini biasanya terjadi akibat ketegangan atau peradangan pada jaringan otot, tendon, dan tulang yang menghubungkan bagian bawah kaki dengan otot betis.

Shin splints adalah cedera yang sangat umum di kalangan atlet, terutama mereka yang melakukan olahraga dengan aktivitas berulang seperti lari, basket, atau olahraga yang melibatkan loncatan atau individu yang baru saja memulai aktivitas fisik yang intens, seperti lari jarak jauh, berlari di permukaan keras, atau melakukan latihan yang melibatkan gerakan berulang pada kaki.

Baca juga : 5 Latihan Mengatasi Cedera Shin Splints dari Rumah

Penyebab Shin Splints

Shin splints biasanya disebabkan oleh stres berlebihan pada otot-otot yang berada di sekitar tibia. Beberapa faktor yang menjadi penyebab shin splints atau meningkatkan risiko shin splints antara lain:

  1. Peningkatan Aktivitas Fisik: Melakukan aktivitas fisik yang berat secara mendadak tanpa adanya pemanasan atau peningkatan intensitas yang bertahap dapat menyebabkan cedera pada kaki.
  2. Pemakaian Sepatu yang Tidak Tepat: Sepatu yang tidak memberikan dukungan yang cukup atau yang sudah aus bisa menyebabkan ketidakseimbangan pada kaki saat berlari, yang meningkatkan risiko shin splints.
  3. Permukaan yang Keras: Berlari atau berjalan di permukaan yang keras seperti aspal bisa memberikan tekanan lebih pada kaki, berbanding terbalik dengan berlari di permukaan yang lebih lembut atau tanah.
  4. Postur dan Teknik Berlari yang Tidak Tepat: Teknik berlari yang tidak tepat, seperti langkah yang terlalu berat atau posisi tubuh yang kurang ideal, dapat memperburuk tekanan pada kaki.
  5. Kelebihan Berat Badan: Berat badan yang berlebih dapat memberikan tekanan tambahan pada kaki, meningkatkan kemungkinan terjadinya cedera pada bagian tibia.

Baca juga : Berapa Lama Penyembuhan Cedera Shin Splints ?

Pencegahan Shin Splints

Untuk mencegah cedera shin splints, ada beberapa langkah yang bisa diambil:

  • Meningkatkan Intensitas Latihan Secara Bertahap: Hindari meningkatkan durasi atau intensitas latihan secara tiba-tiba. Pastikan untuk memberi waktu tubuh beradaptasi.
  • Memilih Sepatu yang Tepat: Sepatu yang tepat dapat memberikan dukungan yang cukup pada kaki dan mengurangi dampak dari permukaan keras saat berlari.
  • Berlatih di Permukaan yang Lebih Lembut: Berlari di tanah atau rumput dapat mengurangi dampak yang diterima kaki dibandingkan dengan berlari di aspal atau beton.
  • Memperkuat Otot-otot Kaki: Latihan yang dirancang untuk menguatkan otot-otot kaki dan pergelangan kaki dapat membantu mengurangi risiko cedera pada kaki.

Baca juga : Apakah Cedera Shin Splints Boleh Diurut ?

Bagaimana Cara Menyembuhkan Cedera Shin Splints ?

Untuk menyembuhkan cedera shin splints, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi nyeri, mempercepat pemulihan, dan mencegah cedera lebih lanjut. Berikut adalah cara yang efektif untuk menyembuhkan shin splints:

1. Istirahat (Rest)

Langkah pertama yang paling penting adalah mengistirahatkan kaki dan menghindari aktivitas yang menyebabkan rasa sakit, seperti berlari atau melompat. Memberikan waktu pada tubuh untuk pulih sangat penting, karena melanjutkan aktivitas fisik yang berlebihan dapat memperburuk cedera.

Cobalah untuk mengurangi tekanan pada kaki selama beberapa hari atau minggu, tergantung pada tingkat keparahan cedera.

2. Kompres Dingin (Ice Therapy)

Kompres dingin atau es dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan pada area yang sakit. Gunakan es batu yang dibungkus kain atau kantong es dan tempelkan pada area tibia yang terasa sakit selama 15-20 menit, 3-4 kali sehari, terutama setelah aktivitas.

Untuk menghindari cedera pada kulit, pastikan untuk membungkus es dengan kain atau handuk tipis.

3. Obat Penghilang Nyeri dan Peradangan

Obat seperti ibuprofen atau naproxen dapat digunakan untuk mengurangi peradangan dan meredakan rasa sakit. Namun, sebaiknya konsumsi obat ini sesuai petunjuk dokter atau dosis yang disarankan pada kemasan.

4. Konsultasi dengan Dokter

Jika shin splints tidak membaik setelah beberapa minggu istirahat atau jika rasa sakit menjadi lebih parah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada cedera tulang atau kondisi lain yang lebih serius, seperti fraktur stres.

5. Melakukan Terapi Fisik Fisioterapi

Salah satu terapi fisik yang efektif menyembuhkan cedera shin splints adalah fisioterapi. Fisioterapis dapat memberikan latihan khusus untuk memperkuat otot-otot kaki, mengurangi ketegangan otot, dan memperbaiki teknik gerakan. Fisioterapi juga bisa melibatkan teknik seperti pemijatan, penggunaan alat elektroterapi, atau penggunaan alat bantu lainnya untuk mempercepat pemulihan.

Baca juga : Peran Fisioterapi Dalam Menyembuhkan Cedera Shin Splints

Klinik Fisioterapi Terbaik untuk Menyembuhkan Cedera Shin Splints

Salah satu rekomendasi klinik fisioterapi terbaik yang bisa anda kunjungi untuk menyembuhkan cedera shin splints yaitu klinik fisioterapi NK Health. Klinik fisioterapi NK Health memiliki tim fisioterapis terlatih dan berpengalaman dalam menangani berbagai jenis cedera, termasuk tulang kering sakit​. Kami juga dilengkapi dengan peralatan modern untuk memberikan perawatan yang optimal.

Klinik NK Health telah berdiri sejak tahun 2015 dan berpengalaman melayani lebih dari 100 ribu pasien. Dengan tim fisioterapis yang berpengalaman dan teknik yang terbukti efektif, klinik NK Health menawarkan perawatan yang dapat membantu anda kembali aktif dan bebas dari rasa sakit.

NK Health

Dengan memiliki head fisioterapi international (Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA – Head Physiotherapist ( dari Universitas Melbourne ) with working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore. Semua fisioterapis klinik NKHhealth dibekali dengan kemampuan untuk melakukan pemeriksaan yang komprehensif dan menyeluruh sebelum memberikan penilaian yang tepat sesuai dengan kondisi pasien. Kami juga terus mengembangkan keterampilan fisioterapi melalui program pelatihan yang berkualitas baik di dalam maupun luar negeri.

TESTIMONI PASIEN KLINIK NK HEALTH

BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT