
Menunaikan ibadah haji adalah impian setiap Muslim, namun sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah, kesehatan menjadi prioritas utama. Salah satu persiapan penting adalah melakukan vaksin yang wajib dilakukan sebelum berangkat haji. Dengan memahami vaksin yang dibutuhkan, jamaah haji bisa berangkat dengan aman, nyaman, dan terhindar dari penyakit selama ibadah haji.
BOOKING PENJADWALAN VAKSIN HAJI SEKARANG DENGAN KLIK BUTTON DI BAWAH INI
Vaksin yang Wajib Dilakukan Sebelum Berangkat Haji
Setidaknya ada 2 vaksin yang wajib dilakukan sebelum berangkat haji, yaitu vaksin meningitis dan vaksin polio. Kedua vaksin ini sangat dibutuhkan untuk melindungi jamaah dari risiko penyakit menular saat berada di Tanah Suci, terutama karena ibadah haji melibatkan kerumunan jamaah dari seluruh dunia.
Vaksin meningitis diberikan untuk mencegah infeksi meningokokus yang bisa menular melalui udara, sedangkan vaksin polio membantu mencegah penularan penyakit polio yang masih ada di beberapa negara. Dengan melakukan kedua vaksin ini, calon jamaah dapat beribadah dengan lebih aman, nyaman, dan tenang.
1. Vaksin Meningitis
Salah satu vaksin wajib dilakukan sebelum berangkat haji adalah vaksin meningitis atau vaksin meningokokus ACWY.
- Vaksin ini sangat penting karena haji merupakan kegiatan yang melibatkan ribuan orang dari seluruh dunia, sehingga risiko penularan meningitis tinggi.
- Pemberian vaksin meningitis minimal 10 hari sebelum keberangkatan haji, dan sertifikat e-ICV biasanya wajib ditunjukkan untuk bisa berangkat.
2. Vaksin Polio
Jamaah haji juga sejak tahun 2025, wajib melakukan vaksin polio selain meningitis.
- Vaksin polio penting untuk mencegah penularan penyakit polio yang masih ada di beberapa negara.
- Pemberian vaksin polio juga minimal 10 hari sebelum keberangkatan haji, dan sertifikat e-ICV wajib ditunjukkan untuk bisa berangkat.
Memberikan perlindungan melalui vaksinasi bukan hanya soal kesehatan saja, vaksinasi ini juga diwajibkan oleh pemerintah arab saudi. Sehingga setelah anda vaksin, anda harus mendapatkan sertifikat e-ICV (International Certificate of Vaccination). Tanpa sertifikat e-ICV yang valid, Anda bisa tertahan di imigrasi atau bahkan dilarang masuk ke wilayah Arab Saudi.
Jika anda membutuhkan kedua vaksin haji ini, anda bisa melakukannya di klinik NK Health. Ketika anda vaksin meningitis dan polio di NK Health, anda bukan hanya melindungi diri dari penyakit selama ibadah haji, tetapi anda juga akan mendapatkan sertifikat e-ICV (International Certificate of Vaccination) yang valid dan resmi sebagai bukti anda sudah vaksinasi dan memenuhi syarat administratif ibadah haji. Yuk segera vaksinasi di klinik NK Health!
BOOKING PENJADWALAN VAKSIN HAJI SEKARANG DENGAN KLIK BUTTON DI BAWAH INI
