PEMERIKSAAN HIV NK HEALTH

PEMERIKSAAN HIV NK HEALTH

Apakah anda pernah tau pemeriksaan HIV sebelum menikah itu penting? Apakah anda tau kegunaan pemerksaan HIV sebelumnya? Mari simak artikel berikut ini.

PEMERIKSAAN HIV NK HEALTH

Pemeriksaan HIV adalah metode untuk mendeteksi apakah ada infeksi virus HIV dalam tubuh kita. Pemeriksaan ini diwajibkan untuk pasangan yang mau mempersiapkan pernikhan.

Klinik NK HEALTH melayani pemeriksaaan Rapid Test HIV di klinik Kebon Jeruk dan cabang Kelapa Gading untuk info lebih lanjut bisa hubungi nomor WA dibawah ini:

Apa itu HIV ? HIV adalah singkatan dari  (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang merusak system kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4 yang ada dalam tubuh.

Penularan HIV terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh seperti sperma, darah, cairan vagina, cairan anus, serta ASI.

BACA JUGA ARTIKEL TENTANG: KLINIK FISIOTERAPI JAKARTA, KLINIK FISIOTERAPI JAKARTA BARAT

Kebanyakan penderita HIV mengalami Flu ringan pada 2-6 minggu pertama setelah terinfeksi HIV. Pada kebanyakan kasus seseorang baru mengetahui dirinya terserang HIV setelah memeriksakan diri ke dokter akibat terkena penyakit parah yang disebabkan oleh melemahnya daya tahan tubuh. Maka dari itu diperlukannya pemeriksaan HIV untuk mendeteksi dini infeksi virus HIV pada tubuh kita.

Seberapa pentingkah pemeriksaan HIV sebelum menikah?

Akhir akhir ini pemerintah meminta adanya pemeriksaan HIV untuk mendapatkan sertifikat pranikah, gagasan ini disampaikan oleh Menteri koordinator pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Effendy. Tujuannya adalah untuk :

  1. Membantu merencanakan program kehamilan
  2. Merencanakan Kesehatan keluarga dengan lebih baik
  3. Mencegah gangguan kesuburan

Klinik NK HEALTH juga melayani pemeriksaan VAKSIN PRANIKAH yang terdiri dari:

  1. VAKSIN TETANUS
  2. VAKSIN HPV
  3. VAKSIN MMR
  4. VAKSIN VARISELA
  5. VAKSIN HEPATITIS B

VAKSIN TETANUS dikenal dengan nama toksoid tetanus (TT), adalah vaksin yang diberikan untuk mencegah penyakit tetanus. sebelum menikah di wajibkan untuk melakukan vaksin tetanus. Lima dosis vaksin ini disarankan untuk anak-anak, sementara dosis keenam akan diberikan saat remaja.[1] Dosis tambahan sebaiknya diberikan setiap 10 tahun

VAKSIN HPV adalah vaksin yang digunakan untuk melindungi tubuh dari infeksi human papillomavirus (HPV). Vaksin ini bisa diberikan kepada anak-anak yang memasuki masa remaja, baik perempuan maupun laki-laki, serta kepada orang dewasa yang belum pernah atau belum lengkap mendapatkan vaksin HPV.

HPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi kulit, termasuk kutil kelamin. Virus ini dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit penderita, terutama ketika berhubungan seksual.

VAKSIN MMR diberikan untuk mencegah tiga penyakit, yaitu campak, gondongan, dan rubella. Vaksin pada orang dewasa satu ini biasanya diberikan saat seseorang bekerja di fasilitas kesehatan, atau seseorang yang gemar traveling. Vaksinnya sendiri akan diberikan dalam dua dosis, dengan jarak pemberian minimal 4 minggu, dan diulang setiap sepuluh tahun sekali.

VAKSIN VASIRELLA Vaksin ini dikenal dengan sebutan vaksin cacar, yang diberikan pada orang yang belum pernah mengidap cacar air sebelumnya. Vaksin varisela sendiri terdiri dari dua dosis yang diberikan dengan jarak 4-8 minggu. Waktu vaksinnya sendiri dapat dilakukan kapan saja, dengan pemberian ulang setiap dua puluh tahun sekali. Vaksin ini dibuat dari virus yang hidup. Seseorang dengan sistem imunitas tubuh yang lemah tidak disarankan untuk melakukannya.

VAKSIN HEPATITIS B adalah salah satu imunisasi wajib untuk semua orang. Jadi, orang dewasa pun harus dipastikan mendapat vaksin ini jika belum menyelesaikan rangkaian vaksinasi saat masih anak-anak atau belum pernah divaksinasi sama sekali. Hepatitis B disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B yang menyerang organ hati. Ketika terserang penyakit ini, seseorang dapat mengalami gejala berupa demam, kelelahan, tidak nafsu makan, mual, muntah, sakit perut, dan urine berwarna gelap.