Cara Mencegah Bell’s Palsy dan Pengobatannya

cara mencegah bell's palsy

Bell’s Palsy adalah kelumpuhan sementara pada otot wajah yang terjadi akibat peradangan pada saraf wajah. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan kemampuan menggerakkan otot wajah, seperti kesulitan tersenyum atau menutup mata pada sisi wajah yang terkena. Meskipun Bell’s Palsy bisa sembuh dengan sendirinya, penting untuk mengetahui cara mencegah Bell’s Palsy agar dapat menghindari risiko anda mengalami kondisi penyakit bell’s palsy ini.

BOOKING SESI FISIOTERAPI BELL’S PALSY ANDA SEKARANG DI KLINIK FISIOTERAPI NK HEALTH TERDEKAT

Apakah Begadang Menyebabkan Bell’s Palsy?

Meskipun tidak ada bukti langsung yang menghubungkan begadang dengan Bell’s Palsy, tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk sistem saraf. Begadang atau kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan stres, hal itu menjadi salah satu faktor pemicu Bell’s Palsy karena melemahkan sistem imun dan memicu reaktivasi virus laten seperti herpes, menyebabkan peradangan saraf wajah yang dapat menyebabkan Bell’s Palsy. Bells palsy sering kali dipicu oleh infeksi virus, seperti virus herpes simpleks (HSV), yang dapat mempengaruhi saraf wajah. Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang baik adalah salah satu langkah dalam cara mencegah Bell’s Palsy.

Baca juga : Apakah Kipas Angin Bisa Menyebabkan Bell’s Palsy?

Penyebab Bell’s Palsy

Bell’s Palsy terjadi ketika saraf wajah mengalami peradangan, yang sering kali disebabkan oleh infeksi virus. Virus herpes simpleks (HSV), yang juga menyebabkan herpes, adalah salah satu penyebab utama. Selain itu, beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko Bell’s Palsy meliputi:

  • Infeksi virus: Seperti flu, herpes zoster, atau infeksi saluran pernapasan atas.
  • Kelelahan dan stres: Stres fisik atau emosional yang berlebihan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.
  • Kehamilan: Wanita hamil, terutama pada trimester ketiga, berisiko lebih tinggi mengalami Bell’s Palsy.
  • Penyakit autoimun: Seperti diabetes atau penyakit Lyme, yang dapat mempengaruhi fungsi saraf.

Baca juga : Cara Menyembuhkan Bell’s Palsy​ dengan Tepat

Cara Mencegah Bell’s Palsy

Mencegah Bell’s Palsy melibatkan menjaga sistem kekebalan tubuh dan menghindari faktor risiko. Berikut adalah beberapa cara mencegah Bell’s Palsy yang dapat Anda lakukan:

  1. Menjaga Pola Tidur yang Baik: Tidur yang cukup membantu memperkuat sistem imun dan mencegah stres yang berlebihan. Usahakan tidur minimal 7-8 jam per malam untuk menjaga tubuh tetap fit.
  2. Kurangi Stres: Stres emosional atau fisik dapat meningkatkan risiko penyakit. Luangkan waktu untuk relaksasi, meditasi, atau aktivitas yang menyenangkan untuk menjaga keseimbangan mental.
  3. Vaksinasi dan Perawatan Penyakit Infeksi: Menghindari infeksi dengan menjaga kebersihan diri dan mendapatkan vaksinasi yang tepat dapat membantu mengurangi risiko terjadinya Bell’s Palsy akibat infeksi virus.
  4. Perawatan Kesehatan yang Tepat: Menurut data yang dikeluarkan oleh Diabetes in Control, sebanyak 20% penderita Bell’s palsy juga mengalami diabetes melitus. Sehingga mengelola kondisi medis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit autoimun dengan baik dapat mengurangi kemungkinan terkena Bell’s Palsy.
  5. Hindari Paparan Virus: Menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi virus herpes simpleks dapat membantu mencegah penularan.

Itulah 5 cara mencegah bell’s palsy, jika anda atau kerabat anda sudah terlanjur mengalami bell’s palsy, anda harus segera melakukan pengobatan agar kondisinya tidak semakin parah dan sulit disembuhkan.

Baca juga : Pengobatan Bell’s Palsy Jakarta Terbaik dan Terdekat

Pengobatan Bell’s Palsy dengan Fisioterapi

Fisioterapi merupakan salah satu metode terbaik dalam pengobatan Bell’s Palsy. Terapi fisik ini tidak hanya membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan, tetapi juga mempercepat proses pemulihan dengan merangsang saraf wajah untuk bekerja lebih efektif. Berikut adalah beberapa jenis terapi yang digunakan dalam pengobatan Bell’s Palsy dengan fisioterapi :

  1. Assessment
    Fisioterapis akan memulai pengobatan dengan penilaian menyeluruh untuk menentukan tingkat kelemahan otot wajah dan menentukan area yang terkena dampak. Penilaian ini mencakup pengujian kekuatan otot, kelenturan, dan kemampuan berbicara serta makan.
  2. Penggunaan Alat Terapi
    Beberapa alat terapi yang efektif untuk Bell’s Palsy meliputi:
    • TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation): Terapi ini menggunakan gelombang listrik ringan untuk merangsang saraf wajah, mengurangi nyeri dan mempercepat pemulihan.
    • Ultrasound: Terapi ultrasound memanfaatkan gelombang suara untuk merangsang aliran darah dan mempercepat penyembuhan jaringan saraf yang rusak.
    • Infrared (sinar inframerah): Penggunaan terapi infrared membantu meningkatkan sirkulasi darah dan merelaksasi otot yang tegang, memberikan kenyamanan lebih pada wajah yang terpengaruh.
  3. Manual Terapi
    Fisioterapis akan menggunakan teknik manipulasi lembut untuk meregangkan dan memijat otot wajah yang terkena, meredakan ketegangan, serta meningkatkan fleksibilitas otot. Terapi ini bertujuan untuk memulihkan gerakan otot wajah yang terganggu.
  4. Terapi Latihan
    Latihan wajah sangat penting untuk meningkatkan kekuatan dan kontrol otot wajah. Latihan ini meliputi:
    • Latihan untuk mengencangkan dan meregangkan otot-otot dahi, mata, dan mulut.
    • Latihan penguatan otot wajah dengan tujuan mengembalikan kemampuan ekspresi wajah normal.

Pengobatan Bell’s Palsy di Klinik NK Health

Jika Anda mengalami Bell’s Palsy atau memiliki gejala yang mirip, Klinik NK Health adalah pilihan yang tepat untuk mendapatkan pengobatan yang efektif. Klinik NK Health menyediakan layanan fisioterapi bell’s palsy yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda, termasuk penggunaan alat terapi canggih seperti TENS, ultrasound, dan infrared, serta latihan wajah yang dipandu oleh fisioterapis berpengalaman.

Kami berkomitmen untuk membantu Anda pulih dengan cepat dan mengembalikan kualitas hidup Anda. Dengan pendekatan yang terintegrasi, kami pastikan Anda mendapatkan perawatan terbaik untuk memulihkan fungsi wajah dan senyum Anda. Klinik NK Health telah berdiri sejak tahun 2015 dan berpengalaman melayani lebih dari 100 ribu pasien. Jadi anda tidak perlu ragu dengan kualitas fisioterapi kami.

Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA

Dengan memiliki head fisioterapi international (Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA – Head Physiotherapist NK Health ( dari Universitas Melbourne ) with working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore. NK Health merupakan klinik fisioterapi terbaik dan terdekat saat ini karena semua fisioterapisnya dibekali dengan kemampuan untuk melakukan pemeriksaan yang komprehensif dan menyeluruh sebelum memberikan penilaian yang tepat sesuai dengan kondisi pasien. Kami juga terus mengembangkan keterampilan fisioterapi melalui program pelatihan yang berkualitas baik di dalam maupun luar negeri.

Salah Satu Testimoni Pasien Klinik NK Health

BOOKING SESI TERAPI BELL’S PALSY ANDA SEKARANG DI KLINIK FISIOTERAPI NK HEALTH TERDEKAT